Halo sobat semua, ketemu lagi dengan saya. Kali ini kita akan membahas soal bagaimana membudidayakan ikan cupang. Untuk membudidayakan ikan cupang tidaklah sulit. Bisa dibilang mudah sekali dengan modal yang sedikit pula. Maka dari itu usaha budidaya ikan cupang sangat diminati oleh penggemar ikan sekaligus pebisnis ikan. Tapi banyak juga peminat pembudidaya ikan cupang namun kurang paham cara pembudidayaan atau pembibitan ikan cupang.
Beragam ikan cupang yang menggoda. |
Untuk budidaya ikan cupang membutuhkan 5 meter persegi bisa
juga menyiapkan ember atau baskom atau toples. Dan bisa anda lakukan dengan di
taruk di atas dek rumah dan dipekarangan yang relatif sempit, dengan
menggunakan wadah bekas ataupun kolam bak semen atau akuarium.
Ikan ini relatif mudah dipelihara dan dibudidayakan, karena
tidak memerlukan pakan khusus. Pakan ikan untuk benih biasanya digunakan pakan
alami berupa kutu air atau daphnia sp yang dapat ditemukan di selokan yang
airnya tergenang. Untuk induk cupang digunakan pakan dari jentik-jentik nyamuk
(cuk).
Untuk pertumbuhan
anak ikan bisa diberi kutu air dan diselingi dengan cacing rambut, akan lebih
mempercepat pertumbuhan anak ikan.
Untuk
budidaya pertama kita harus menyiapkan wadah
Wadah untuk tempat perkawinan ikan. |
Pada umumnya wadah pemeliharaannya adalah bak semen atau akuarium atau ember yang ukurannya tidak perlu besar yaitu cukup 1 x 2 m atau akuarium 100 x 40 x 50 cm, sedang wadah perkawinannya lebih kecil dari wadah pembesaran, yang bisa digunakan antara lain adalah baskom, akuarium kecil atau ember dapat dipakai untuk memijahkan ikan.
Ciri-ciri Khusus
Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ikan cupang hias jantan adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan menyerupai sisir serit, sehingga sering disebut cupang serit. Sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik (kusam) dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan.
Ciri Ikan Jantan untuk Dipijahkan
- Umur ± 4 bulan
- Bentuk badan dan siripnya
panjang dan berwarna indah
- Gerakannya agresif dan lincah
- Kondisi badan sehat (tidak
terjangkit penyakit)
Ciri Ikan betina untuk Dipijahkan
- Umur telah mencapai +- 4 bulan
- Bentuk badan membulat
menandakan siap kawin
- Gerakannya lambat
- Sirip pendek dan warnanya
tidak menarik
- Kondisi badan sehat
Pemijahan dan Perawatan Ikan Cupang
Masukan jantan ke
wadah perkembangbiakan (betina
jangan dimasukan (digabung)) langsung, biarkan betina dan jantan saling
mengenal dan melihat terlebih dahulu. Gunanya agar si jantan menyiapkan busa
yang cukup untuk menampung telur2nya.
Berikan penutup pada
bagian atas wadah pemijahan, hal
ini untuk mencegah busa terkena getaran dan angin yang menyebabkan tempat peletakan telur Cupang menjadi
tidak ada !
Sampai pada tahap ini, Anda tunggu 1-2 hari sampai sudah
terlihat kumpulan busa yg cukup untuk menampung telur (tergantung pejantannya)
Perhatikan busa nya,
apabila busa sudah banyak, berarti sudah siap kimpoi (proses perkawinan).
Angkat betina nya,
dan gabungkan dengan pejantan (hati2 pada waktu mengangkat toples dari wadah,
pelan2 supaya busa tidak terlalu banyak yang pecah)
Biarkan sekitar 1
jam - 12 jam pejantan dan betinanya saling mengenal, tergantung kecocokan dari
pasangannya.
Umumnya : kerusakan sirip dari betina biasa
terjadi pada saat ini
Proses Perkawinan
Seperti gambar dibawah ini.
Proses perkawaninan ikan cupang. |
Pejantan melilit
tubuh betina, dan masing-masing akan saling
melengkungkan tubuhnya. Ketika selesai betina akan mengeluarkan telur, pejantan
akan langsung mengambil telur-telur tersebut
dengan cara meletakan di dalam mulutnya, dan dibawa naik lalu telur-telur tersebut dimuntahkan ke busa-busa diatas.
Perhatikan telurnya,
biasanya di bawah busa dan berwarna putih, kalau tidak yakin, gunakanlah
flashlight (senter).
Pejantan akan menjaga telurnya, dan akan mengangkut telur yang jatuh dan pada saat ini biasanya betina akan pergi menjauh
Apabila Cupang sudah tidak melakukan proses perkawinan lagi dan Sang Cupang Jantan sudah cenderung mengejar-ngejar betina untuk dihantam.
Pejantan akan menjaga telurnya, dan akan mengangkut telur yang jatuh dan pada saat ini biasanya betina akan pergi menjauh
Apabila Cupang sudah tidak melakukan proses perkawinan lagi dan Sang Cupang Jantan sudah cenderung mengejar-ngejar betina untuk dihantam.
SEGERA PINDAHKAN
BETINA KE WADAH LAIN !
Siapkan wadah untuk
mengembalikan betina, isi dengan daun ketapang atau cairan kuning penyembuh
luka (biasanya melafix)
Telur cupang akan
menetas dalam waktu 36 jam sampai 48 jam. Telur mulai pecah dan akan menghasilkan
burayak-burayak yang baru berumur 1 hari.
JANGAN ANGKAT PEJANTANNYA PADA SAAT INI.
Pada hari ini burayak belum dapat berenang secara bebas,
malah terkadang sering sekali terjatuh ke dasar permukaan dan tidak bisa
mengambil udara di atas, disini lah guna sang bapak, pejantan akan membantu
burayak utk naik ke atas.
Di sini burayak hanya terlihat seperti titik hitam kecil yg gaya berenangnnya hanya
naik dan turun. setelah lebih dari tiga hari menetas, biasanya bayi cupang akan
mencari makan. ini bisa dilihat ketika kita menjatuhkan sesuatu yg halus ke
wadah ikan, Burayak Cupang itu akan mematuknya, mereka
mengetes apakah yg baru masuk itu bisa dimakan atau tidak. Makanan yg paling baik untuk Burayak Cupang adalah bayi kutu air, baby brine
shrimp (Artemia), atau Microworm.
Burayak sudah dapat berenang bebas, tetap jangan angkat pejantannya hingga burayak berumur 3 hari. Setelah burayak berumur 3 hari, Anda bisa memindahkan sang Induk Jantan ke wadah lainnya. Hal ini ditujukan untuk mencegah Induk Jantan memakan burayaknya.
Burayak sudah dapat berenang bebas, tetap jangan angkat pejantannya hingga burayak berumur 3 hari. Setelah burayak berumur 3 hari, Anda bisa memindahkan sang Induk Jantan ke wadah lainnya. Hal ini ditujukan untuk mencegah Induk Jantan memakan burayaknya.
Pembesaran
Anak Ikan Cupang
- Ketika burayak ikan cupang
sudah dapat brenang dan sudah habis kuning telurnya, sudah harus disiapkan
media yang lebih besar untuk tempat pembesaran.
- Pindahkan anakan bersama
induk jantannya.
- Kemudian benih ikan diberi
makanan kutu air dan wadah ditutup.
- Sepuluh hari kemudian anak
ikan dipindahkan ke tempat lain.
- Dan selanjutnya setiap satu
minggu, ikan dipindahkan ke tempat lain untuk lebih cepat tumbuh.
Pasca panen yaitu setelah ikan cupang hias mencapai 1 bulan
sudah dapat dilakukan pemanenan sekaligus dapat diseleksi atau dipilih. Ikan
yang berkwalitas baik dan cupang hasil seleksi dipisahkan dengan ditempatkan ke
dalam botol-botol tersendiri agar dapat berkembang dengan baik serta
menghindari perkelahian. Setelah usia 1,5 sampai 2 bulan cupang hias mulai
terlihat keindahannya dan dapat dipasarkan. Nah gampang bukan. Budidaya ikan
cupang ini bisa menjadi tambahan penghasilan anda loh. (syaf)